Meningkatkan Kesiapan Dosen dan Perguruan Tinggi dalam Meraih Hibah Nasional
Alhamdulillah, saya mendapatkan kesempatan untuk menjadi narasumber pada Webinar Nasional Pemutakhiran Data SINTA 2025 sebagai Persiapan Hibah Tahun 2026 bagi Universitas dan Dosen yang diselenggarakan oleh Forum Komunikasi Dosen Sumatera Utara (FKD Sumut) bekerja sama dengan Himpunan Dosen Gemilang Indonesia (HDGI). Kegiatan ini dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting pada tanggal 18 Oktober 2025 dan diikuti oleh dosen, peneliti, pengelola penelitian, serta pimpinan perguruan tinggi dari berbagai daerah di Indonesia.
Webinar ini diselenggarakan sebagai bentuk dukungan kepada perguruan tinggi dan dosen dalam mempersiapkan diri menghadapi berbagai skema hibah penelitian dan pengabdian masyarakat tahun 2026. Salah satu aspek yang menjadi perhatian utama adalah pentingnya pemutakhiran data pada platform Science and Technology Index (SINTA) sebagai basis penilaian kinerja akademik dosen dan institusi.
Pentingnya Pemutakhiran Data SINTA
Dalam sesi pemaparan, saya menjelaskan bahwa SINTA bukan hanya sekadar platform pendataan publikasi ilmiah, tetapi juga menjadi salah satu instrumen penting dalam pemetaan kualitas riset, produktivitas akademik, serta penentuan berbagai program pendanaan penelitian dan pengabdian masyarakat.
Pemutakhiran data SINTA menjadi sangat penting karena berkaitan dengan:
- Akurasi data publikasi ilmiah dosen.
- Sinkronisasi Scopus ID, Google Scholar ID, dan Garuda ID.
- Pembaruan data buku ber-ISBN.
- Pendataan Hak Kekayaan Intelektual (HKI).
- Rekam jejak penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.
- Peningkatan skor dan reputasi institusi.
Saya juga menekankan bahwa banyak proposal hibah yang memiliki kualitas baik, namun kurang didukung oleh data akademik yang lengkap dan terintegrasi dengan baik pada sistem SINTA.
Strategi Persiapan Hibah Tahun 2026
Selain membahas aspek teknis pemutakhiran data, webinar ini juga mengulas strategi yang dapat dilakukan dosen dan perguruan tinggi untuk meningkatkan peluang memperoleh pendanaan hibah pada tahun 2026.
Beberapa poin yang saya sampaikan meliputi:
1. Membangun Rekam Jejak Akademik yang Kuat
Publikasi ilmiah yang konsisten, sitasi yang meningkat, serta luaran penelitian yang terdokumentasi dengan baik menjadi modal penting dalam kompetisi hibah nasional.
2. Memastikan Data Terintegrasi
Seluruh identitas akademik seperti Scopus ID, Google Scholar, ORCID, dan SINTA perlu disinkronkan secara berkala agar data penelitian dapat tervalidasi dengan baik.
3. Mengoptimalkan Luaran Penelitian
Selain artikel ilmiah, dosen perlu mendokumentasikan luaran lain seperti buku, HKI, prototipe, dan produk inovasi yang dihasilkan.
4. Meningkatkan Kolaborasi Penelitian
Kolaborasi lintas perguruan tinggi dan lintas disiplin ilmu dapat meningkatkan kualitas proposal sekaligus memperluas dampak penelitian.
Antusiasme dan Diskusi Peserta
Kegiatan berlangsung dengan sangat interaktif. Para peserta aktif mengajukan pertanyaan mengenai sinkronisasi data SINTA, pengelolaan profil akademik, strategi meningkatkan skor SINTA, hingga persiapan proposal hibah yang kompetitif.
Antusiasme peserta menunjukkan bahwa kesadaran terhadap pentingnya pengelolaan data akademik semakin meningkat. Banyak perguruan tinggi kini menjadikan pemutakhiran data SINTA sebagai agenda strategis untuk meningkatkan reputasi institusi dan memperbesar peluang memperoleh pendanaan penelitian nasional.
Komitmen Meningkatkan Kualitas Riset dan Publikasi
Melalui webinar ini, saya berharap semakin banyak dosen yang memahami pentingnya pengelolaan data akademik secara profesional. Pemutakhiran data bukan sekadar kewajiban administratif, tetapi merupakan investasi jangka panjang dalam membangun reputasi akademik, meningkatkan produktivitas penelitian, dan memperbesar peluang memperoleh hibah kompetitif.
Saya mengucapkan terima kasih kepada Forum Komunikasi Dosen Sumatera Utara (FKD Sumut), Himpunan Dosen Gemilang Indonesia (HDGI), seluruh panitia, serta peserta yang telah berpartisipasi aktif dalam kegiatan ini. Semoga webinar ini memberikan manfaat nyata bagi dosen dan perguruan tinggi dalam mempersiapkan diri menghadapi program hibah penelitian dan pengabdian masyarakat tahun 2026.
"Data yang akurat, publikasi yang berkualitas, dan kolaborasi yang kuat merupakan fondasi utama menuju keberhasilan hibah dan peningkatan reputasi akademik."

0 Comments